Headlines News :
Home » , » Hari Pertama Gubernur Baru

Hari Pertama Gubernur Baru

Written By Partai Aceh on Rabu, 27 Juni 2012 | 04.53

PAGI-PAGI lelaki berusia 72 tahun itu telah tiba di kantor gubernur. Ini hari pertama ia bertugas sebagai Gubernur Aceh. Dengan mengenakan baju coklat khas pegawai negeri sipil, Zaini Abdullah langsung menuju ke ruangan yang telah dipersiapkan sebagai ruang kerjanya di lantai dua.

Hari ini, Selasa 26 Juni 2012, Zaini mengawali hari pertamanya sebagai gubernur dengan bertemu dengan Delegasi Uni Eropa. Pagi itu, di atas meja dalam ruang rapat gubernur tersaji nasi gurih, rendang, tauco, udang goreng, paru goreng, dan dendeng Aceh. Ya, Zaini menyambut tamunya dengan sarapan pagi bersama.

Tepat pukul 08.20 WIB, empat perwakilan Delegasi Uni Eropa tiba. Mereka memakai jas. Zaini menyambut dengan jabat tangan dan pelukan. Pertemuan itu terasa hangat.

Salah satu delegasi yang hadir adalah Andre Nilsson, Asisten Dua Kedutaan Swedia, tempat Zaini pernah mendapat suaka politik selama 30 tahun. Tiga lainnya adalah Giovanni Serrtella, Head of Office Delegation of the European to Indonesia, Colin Crooks, Minister Counsellor Deputy Head of Delegation, dan Luc De Meester, Team Leader Aceh District Response Facility.

Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf juga hadir di ruangan. Mualem didampingi Asisten II, Kepala Biro Hukum, serta Kepala Humas yang mendampingi Zaini di awal kerjanya itu.

Usai sarapan, rapat pun dimulai. Zaini yang duduk di tengah terlihat sangat impresif.  Pertemuan itu membahas delapan hal: pertambangan, penebangan liar, hutan lindung, Rawa Tripa, kesiagaan menghadapi ancaman bencana tsunami, pembangunan ekonomi, pariwisata, dan pertanian.  Hal ini dianggap Zaini dapat mempercepat kemajuan ekonomi Aceh dalam waktu singkat.

Pukul 09.20 WIB pertemuan berakhir. Zaini pun bergegas menaiki Alphard bernomor polisi BL 1. Lokasi yang dituju Hotel Hermes Palace. Di sana sedang berlangsung Lokakarya Penutupan dan Pembelajaran Aceh Govenrment Transformation Programme. Zaini diminta menyampaikan kata sambutan.

Zaini mengatakan pemerintah dan rakyat Aceh sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan negara-negara donor melalui Multi Donor Fund. "Pemerintah bersama rakyat akan menjaga seluruh aset yang telah disumbangkan oleh donor," katanya seraya berterima kasih kepada negara-negara donor yang telah membantu proses rekonstruksi Aceh.

Zaini juga memaparkan lima program prioritas pemerintahannya hingga lima tahun ke depan. Kelima program itu adalah tata kelola pemerintah, penerapan nilai-nilai budaya Aceh, memperkuat struktur ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan menciptakan nilai tambah dari kegiatan ekonomi rakyat.

Ia juga mengatakan akan memperbaiki pelayanan masyarakat yang lebih baik serta mendorong aparatur pemerintah untuk memiliki akhlak mulia.

Setelah dua agenda yang mengawali kegiatan Zaini Abdullah di hari pertama kerjanya, mobil dinas gubernur yang dikawal polisi itu pun kembali ke Kantor Gubernur, melanjutkan tugas baru yang telah menanti.[]

Sumber: atjehpost.com
Share this article :
 
Tentang Website: Syarat | Peta Situs | Kontak
Copyright © 2012. Official Website Partai Aceh - Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Website:Tim Pemenangan Pusat
Partai Aceh