Headlines News :
Home » , » Malik Mahmud Berterima Kasih Pada SBY dan JK

Malik Mahmud Berterima Kasih Pada SBY dan JK

Written By Administrator on Rabu, 15 Agustus 2012 | 10.39

BANDA ACEH – Pemangku Wali Nanggroe Malik Mahmud mengucapkan terima kasih kepada Soesilo Bambang Yoedhoyono (SBY) selaku Presiden Republik Indonesia dan Jusuf Kalla serta pihak lain yang telah menyukseskan perdamaian di Aceh. Ucapan terima kasih ini disampaikan oleh Malik Mahmud saat melakukan jumpa pers di kediamannya Geucheu Kayee Jathoe, Selasa 14 Agustus 2012.

“Orang-orang seperti inilah yang diperlukan di negara ini karena mereka mempunyai visi jauh ke depan,” kata Malik Mahmud, didampingi Sekda Aceh T. Setia Budi dan Panitia dari Partai Aceh, Hanif Asmara.

Kata dia, kedua orang tersebut mempunyai jasa besar dalam pelaksanaan perdamaian Aceh. Karena itu, Malik Mahmud mengharapkan agar implementasi Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) harus bisa diselesaikan dalam waktu cepat.

“Karena SBY selaku pihak yang terlibat langsung dalam perdamaian masih menjadi Presiden Republik Indonesia dan beberapa menteri yang masih paham mengenai MoU Helsinki, masih ada,” kata dia.

Dia juga berharap agar UUPA yang berdasarkan kepada MoU Helsinki tidak menjadi Ikrar Lamteh kedua nantinya bagi Aceh. Karena itu, Malik menekankan agar semua pihak mengimplementasikan UUPA. Penekanan ini, dikatakan Malik agar UUPA nantinya tidak menimbulkan masalah bagi semua pihak.

Malik Mahmud juga mengatakan, implementasi UUPA sebelumnya pernah berjalan tersendat-sendat akibat tidak adanya dukungan yang tegas dari Pemerintahan Aceh, periode lalu. Karena itulah, dia berharap dengan kepemerintahan yang dipangku oleh Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf sekarang ini, tidak mengikuti hal serupa.

Selain itu, Malik mengatakan dengan mempercepat penyelesaian UUPA sesuai dengan MoU Helsinki maka dipastikan pelaksanaan pembangunan di Aceh tidak akan berbenturan dengan aturan-aturan yang ada.

“Karena selama UU PA belum diselesaikan, UU di Aceh akan berjalan tumpang tindih antara aturan pusat dan daerah sehingga berujung pada terganggunya pembangunan,” ujar dia.[]

sumber: http://atjehpost.com/
Share this article :
 
Tentang Website: Syarat | Peta Situs | Kontak
Copyright © 2012. Official Website Partai Aceh - Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Website:Tim Pemenangan Pusat
Partai Aceh