Headlines News :
Tampilkan posting dengan label Banda Aceh. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Banda Aceh. Tampilkan semua posting

Zaini Abdullah-Muzakir Manaf Ditetapkan Sebagai Calon Gubernur

Written By Partai Aceh on Rabu, 07 Maret 2012 | 18.02

BANDA ACEH- Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh hari ini, Rabu, 7 Maret 2012, menggelar rapat pleno penetapan calon paska putusan Mahkamah Konstitusi. Rapat memutuskan menetapkan pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf sebagai calon gubernur Aceh periode 2012-2017.

Digelar di aula KIP Aceh, rapat pleno berlangsung tertutup sejak pukul 10.00 wib, pleno KIP memutuskan pasangan yang diusung Partai Aceh memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai pasangan calon tetap.

Ketua Pokja Pencalonan KIP Aceh Nurjani Abdullah mengatakan,"pasangan Zaini Abdullah dengan Muzakkir Manaf telah memenuhi syarat dan sudah ditetapkan sebagai pasangan calon tetap," katanya.

Nurjadi menambahkan, pada 8 Maret besok, KIP akan menggelar pleno terbuka untuk penentuan nomor urut yang dimulai pukul 9.30 wib.

Berbeda dengan 4 pasangan lain yang telah ditetap sebagai calon tetap, pasangan Zaini-Muzakir tidak perlu mencabut nomor undian karena mereka hanya satu-satunya pasangan yang dinyatakan lolos paska putusan Mahkamah Konstitusi.

"Jadi tidak dilakukan pencabutan karena calonnya satu. Sudah pasti secara otomatis ke nomor selanjutnya, jadi tidak dilakukan lagi pengundian," ujar Nurjani.

Pleno terbuka itu, kata Nurjadi, akan dihari para undangan seperti Muspida plus dan para kandidat lainnya dan Panwaslu Aceh.

"LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) mereka juga sudah kita terima," kata Nurjani.

Nurjani menambahkan, nantinya KIP akan meminta KPK melakukan verifikasi kekayaan pasangan calon. Setelah itu, kata dia, barulah KPK menyerahkan ke KIP untuk diumumkan.

"Sebenarnya yang mengumumkan data tersebut adalah KPK, tapi kalau KPK meminta KIP untuk mengumumkannya KIP akan lakukan. Nanti setelah tanggal 8 KPK akan memberikan hasil LHKPN, harta para calon akan kita umumkan nanti" kata Nurjani.[]

Sumber: atjehpost.com

Mengapa Malik Mahmud Bilang Aceh Lagee Keudee Teutop?

Written By Partai Aceh on Selasa, 06 Maret 2012 | 22.31

BANDA ACEH - Pemangku Wali Nanggroe Malik Mahmud saat bertemu jajaran Rekrorat IAIN Ar-Raniry mengatakan Aceh lagee keudee teutop. Mengapa?

Malik mengatakan menyebut istilah Aceh seperti "toko tertutup" ketika membandingkan kondisi Aceh hari ini dengan negara lain.

Katanya, Aceh sebenarnya terletak pada posisi strategis untuk berkembang. "Kalau Aceh ini kita ibaratkan dengan negara lain, kita ini sama. kalau dibaratkan toko, toko geutanyoe saban dengan toko-toko orang lain yang berada di pinggir jalan, tapi toko orang lain terbuka, toko kita tertutup," ujarnya dalam bahasa Aceh bercampur Indonesia saat bertemu Rektor IAIN Ar-Raniry dan jajarannya, Selasa, 6 Maret 2012.

Malik lantas membandingkan Aceh dengan Singapura. Kedua daerah ini, katanya sama-sama sebagai pintu masuk selat malaka. Bedanya, Aceh di pintu barat, sedang Singapura di pintu timur.

"Kenapa kita yang di pintu barat Selat Malaka tertutup, sementara di timur terbuka. Itu yang selalu membuat saya berpikir. Padahal, katakanlah seperti Simeulue itu empat kali lebih besar dari Singapore," kata Malik.

“Saya sudah keliling ke kampung-kampung di Aceh. Kondisi Aceh saat ini sama seperti Malaysia 50 tahun lalu,” kata Malik .

Malik mengakui membangun Aceh tak semudah membalik telapak tangan. Namun, katanya, ke depan pembangunan yang harus menjadi prioritas adalah yang menjadi matapencaharian sebagian besar rakyat Aceh yaitu sektor Pertanian, Perkebunan dan Perikanan.

"Kalau ketiga ini bisa diperhatikan, maka perekonomian Aceh akan tumbuh baik perdagangan maupun investasi," ujar mantan Perdana Menteri GAM ini.

Namun, kata Malik, kondisi itu baru dapat dicapai jika korupsi dapat diberantas di Aceh. "Korupsi sudah menjadi penyakit dan budaya di Indonesia. saya sedih kenapa di Aceh juga terjangkit penyakit ini. Bagaimana caranya perkara korupsi bisa kita cegah di Aceh ini," ujarnya di hadapan Rektor IAIN Ar-Raniry Profesor Farid Wajdi dan jajarannya.

Ia juga menambahkan, jika nantinya rakyat Aceh memberikan kepercayaan kepada Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf, bersama-sama akan dipikirkan bagaimana memajukan Aceh.

Dalam kunjungan itu, Malik juga mengajak para intelektual Aceh untuk bersama-sama membangun Aceh.

"Buet aneuk-aneuk tanyoe ka selesoe. Jinoe, masa geutanyoe ureung syik (pekerjaan anak-anak kita (gerilyawan GAM) sudah selesai. Sekarang masanya kita orang tua) dan para cerdik pandai untuk mengisi perdamaian ini sehingga kualitas hidup meningkat," ujarnya.

Menurut Malik, semua orang Aceh baik yang berada di Aceh maupun di luar Aceh, adalah korban konflik. Bagi orang luar Aceh, kata dia, pasti akan berpikir dua kali untuk pulang kampung. Itu sebabnya, kata Malik, semua orang Aceh punya andil terhadap tercapainya perjanjian damai di Helsinki pada 15 Agustus 2005 lalu. "Semua kita orang Aceh punya saham dalam Mou Helsinki. Nyan mandum-mandum tanyoe na saham," ujarnya. []

Sumber: atjehpost.com

Rektor IAIN: Orang Aceh Lagee Aneuk Rimueng

BANDA ACEH - Rektor IAIN Ar-Raniry Profesor Farid Wajdi mengatakan orang Aceh seperti anak harimau. Apa maksudnya?

"Ureung Aceh nyoe lagee aneuk rimueng, han diboeh kureng (Orang Aceh seperti anak harimau, tidak membuang belangnya). Hari ini, kita semuanya di sini orang Aceh," kata Rektor IAIN Ar-Raniry Profesor Farid Wajdi saat bertemu Malik Mahmud dan Calon Gubernur Partai Aceh Zaini Abdullah di IAIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Selasa, 6 Maret 2012.

Rektor Farid mengucapkan kalimat itu ketika menyinggung soal dana trilyunan yang mengalir ke Aceh dalam beberapa tahun terakhir. Kata dia, dana itu turun ke Aceh karena perjuangan orang Aceh pada masa konflik.

"Meskipun ada beberapa orang yang apatis, tetapi dana trilyunan yang diturunkan ke Aceh hari ini adalah hasil perjuangan orang Aceh," kata Farid.

Itu sebabnya, kata Farid, dalam membangun Aceh harus bersama-sama. "Dimana yang masih ada kekurangan, mari kita perbaiki bersama," ujarnya.[]

Sumber: atjehpost.com

PHOTO - US Departement of State, Diplomatic Security Service (Dss) Bertemu Pimpinan Partai Aceh

Written By Partai Aceh on Senin, 05 Maret 2012 | 14.11

Banda Aceh - Vincent T Cooper dari Spesial agent regional security officer, Us departement of state, diplomatic security service (DSS) berkunjung kekantor PA bertemu dengan Muzakir Manaf. Turut hadir Fachrul Razi (Juru Bicara PA), Muzakir Hamid, kautsar, erwanto kehadiran Cooper bertujuan untuk mengetahui keamanan dan kondisi di Aceh menjelang Pilkada.

Ketika tiba di kantor PA yang baru di lamtemen simpang dodik, Cooper menyatakan sangat senang melihat kantor PA yang merah dan ramai orang.

Dalam pertemuan dengan mualim, cooper melakukan pemantauan berkaitan dengan Pilkada dan keamanan di Aceh.

Mualim menjelaskan bahwa keamanan di Aceh masih dalam keadaan biasa, mualim mengatakan dimana mana itu juga terjadi dan semua terkendali.

Cooper juga mengatakan bahwa Amerika akan memantau Aceh dengan tim berjumlah 5 orang dari kedutaan besar. Cooper juga menjelaskan bahwa Amerika semangat dengan PA mendaftar.

Mualem menjelaskan program PA jika memenangkan Pilkada akan merubah segalanya dari A-Z kata mualim. Mualim berharap Aceh akan menjadi contoh semua propinsi di Indonesia.

Mualem juga mengatakan bahwa PA berusaha untuk menang untuk menyempurnakan uupa sesuai MoU Helsinki. Memperkuat mou untuk mengurangi ketergantungan dengan jakarta. Kecuali 6 kewenangan pusat. Aceh harus mandiri.

Cooper mempertaanyakan kesolidan PA, mualem menjawab bahwa masih sangat solid, demikian juga KPA.
Menurut Mualem, PA di Aceh muncul dari perjuangan. Dalam pertemuan tersebut, Cooper mempertanyakan sejarah perjuangan sampai pembentukan PA.

Di akhir pertemuan, Mualim berharap Amerika terus mendukung dan membantu Aceh. [Juru Bicara Partai Aceh]

Berikut Photo-photo pertemuan tersebut:



FORKAB Aceh Siap Menangkan Pasangan Perjuangan

Banda Aceh - Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) se aceh bertekat akan memenangkan kandidat pasangan perjuangan yang di usung oleh partai aceh, hal tersebut diungkapkan dalam rapat konsolidasi dan komitmen untuk memenangkan pasangan perjuangan, baik pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur serta walikota dan wakil walikota, juga untuk pasangan bupati dan wakil bupati yang di usung partai aceh tersebut.

Rapat yang dihadiri oleh puluhan pengurus FORKAB se aceh tersebut berlangsung di lantai dua kantor DPA Partai aceh, lamteumen yang dipimpin oleh kamarudin abubakar (abu razak) yang juga ketua tim pemenangan PA pusat. Dalam pertemuan tersebut aburazak meminta agar semua masyarakat aceh membuka hati untuk memenangkan pasangan perjuangan dan terus dapat menjaga perdamaian yang abadi di aceh.


Sementara itu ketua forkab Drs. Syarbini mengatakan, Forkab siap menyumbagkan tenaga, fikiran dan waktu untuk memenangkan pasangan perjuangan yang di usung partai lokal ini demi keberlanjutan perdamain di aceh, mereka juga terus melakukan konsolidasi serta pengutatan jaringan hingga ke desa untuk memenangkan pasangan tersebut, tidak hanya itu, Syarbini juga yakin pasangan yang mereka bantu ini akan menag di aceh hingga 80% katanya.

Tidak Hadir pada Acara Ngopi Bareng Kandidat Gubernur, Ini Kata Partai Aceh

Written By Partai Aceh on Minggu, 04 Maret 2012 | 19.45

BANDA ACEH - Pasangan gubernur yang diusung oleh Partai Aceh, Zaini Abdulah dan Muzakkir Manaf, tidak menghadiri acara ngopi bareng kandidat Gubernur Aceh di Meuligoe Aceh, Minggu, 4 Maret 2012 pagi. Lalu, apa kata Partai Aceh terkait dengan ketidakhadiran 'Zikir' dalam acara tersebut?

Dihubungi melalui telepon selulernya, juru bicara Partai Aceh, Fakhrurrazi menyebut bahwa ketidakhadiran pasangan yang diusung oleh Partai Aceh itu karena pada waktu yang bersamaan, baik Zaini Abdullah maupun Muzakkir Manaf sedang mempunyai kesibukan masing-masing.

"Doto (Zaini) sedang ada kegiatan full, sedangkan Muallem juga ada kegiatan anaknya disunat," ungkap Fakhrurrazi.

Disebutkan Fakhrurrazi, Zaini Abdullah harus menghadiri pesta kemenakannya, anak dari Hasbi Abdullah yang juga digelar hari ini.

Namun demikian, meski tidak bisa menghadiri kegiatan tersebut, kata Fakhrurrazi, pasangan yang diusung dari PA ini sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Penjabat Gubernur Aceh, Tarmizi A Karim untuk mempertemukan seluruh kandidat dalam satu forum. Ia juga berharap bahwa ke depannya, pasangan 'Zikir' ini mempunyai lebih banyak waktu lowong sehingga dapat berkumpul pada acara-acara seperti ini.

Menurut Fakrurrazi, esensi terpenting dari acara tadi sebenarnya silaturrahmi dan komunikasi antar kandidat. Nah, untuk itu pihaknya mengatakan bahwa komunikasi itu bukan hanya dapat dilakukan melalui acara itu, tapi juga dengan cara lainnya.

"Komunikasi bukan hanya via event, bisa juga melalui telepon," katanya.

Selain itu, ia juga mengharapkan ketidakhadiran pasangan 'Zikir' ini supaya tidak dipolitisasi oleh pihak lain. []

Sumber: atjehpost.com

PHOTO - Strategi dan Dukungan Mayjen (Purn) Djalil Yusuf untuk Pasangan ZIKIR

Written By Partai Aceh on Selasa, 28 Februari 2012 | 00.01

BANDA ACEH- Mantan Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen (Purn) Djalil Yusuf akan memakai strategi pemenangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memenangkan pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf yang diusung Partai Aceh.

Hal itu disampaikan Djalil Yusuf saat menyatakan dukungannya untuk Partai Aceh di kantor baru partai itu di kawasan Lamteumen, Banda Aceh, Senin sore, 27 Februari 2012.

Djalil Yusuf mengaku sudah lama berhubungan baik dan berkomunikasi dengan Muzakir Manaf. Diantaranya, ketika Djali menjadi salah satu tim pemenangan Presiden Susilo Bambang Yudhohono. Ketika itu, kata Djali, ia memimpin tim yang di dalamnya terdapat 89% mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka GAM).

“Alhamdulillah hasilnya sampai 94% memilih Pak SBY. Mungkin strategi kemenangan ini yang akan coba kita lakukan kembali saat ini,” katanya.

Meski begitu, Djali mengingatkan agar tidak takabur. “Kalau soal kekuatan dan strategi kita, tidak boleh takabur yang penting usaha dan doa dan Insya Allah akan memperoleh kekemngan,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah akan mengajak purnawirawan TNI lainnya untuk mendukung Partai Aceh, Djali mengatakan, “Gak usah saya ajak, mereka sudah tanya-tanya,” katanya.

Namun Djalil Yusuf menolak menjawab siapa dan berapa orang lagi yang akan memberikan dukungan ke Partai Aceh.

Ditanya apakah nanti juga akan menjadi salah satu pengurus Partai Aceh, Djali mengatakan akan melihat nanti. “Yang penting sekarang bagaimana memenangkan calon ini,” ujarnya.

Juru Bicara Pusat Partai Aceh, Fakhrurrazi mengatakan partai Aceh sangat menyambut baik atas dukungan yang diberikan mantan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda Meyjen TNI (Purn) Djalil Yusuf terhadap Zaini Abdullah-Muzakir Manaf.

“Kami juga mengajak seluruh pihak, baik yang ada di Aceh maupun di luar Aceh, serta masyarakat luar yang berada di Aceh yang juga bagian dari rakyat Aceh untuk dapat bersatu membangun Aceh yang lebih baik,” kata Fakhrurrazi kepada wartawan disela-sela pertemuan dengan mantan Pandam Iskandar Muda tersebut di Kantor Pusat Partai Aceh, Senin, 27 Februari 2012.

Aceh, kata Fakhrurrazai, tidak dapat dibangun oleh satu orang ataupun satu kelompok. Tapi, menurutnya, pembangunan di Aceh harus melibatkan semua pihak. “Kami juga ingin kemenangan pemilu 2012 nantinya menjadi kemenangan seluruh rakyat Aceh,” katanya.

“Ini juga dalam hal untuk mewujudkan perdamaian abadi di Aceh dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Mendengar statemen dari Fakhrurrazi itu, Djalil Yusuf yang berada di dekat Fakhrurrazi spontan mengatakan, “catat itu, yang terakhir itu (tentang hal mewujudkan kedamaian abadi di Aceh dalam bingkai NKRI). Saya juga gabung kemari dan memberikan dukungan karena itu,” katanya. “Mari bangun kepercayaan itu untuk membangun Aceh dengan baik,” lanjutnya lagi.

Semua pihak, kata Djalil Yusuf, harus bersatu dan membantu untuk membangun Aceh. “Kalau tidak bisa bantu fisik ya bantu dengan doa. Yang penting jangan memecah belahkan orang Aceh,” ujarnya.

Sementara itu Fakhrurrazi, usai disela Djalil Yusuf, kembali menambahkan bahwa selain Djalil Yusuf,
sejumlah Purnawirawan TNI lainnya juga akan memberikan dukungan ke Partai Aceh.

“Mungkin  nanti akan bertambah lagi, tetapi akan kita sebutkan nanti seiring (dinamika) politik berjalan,” ujarnya.


Ini Alasan Mantan Pangdam Djalil Yusuf Dukung Zaini-Muzakir

Mantan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda Mayjen TNI (Purn) Djalil Yusuf sore tadi secara resmi mengumumkan mendukung pasangan calon gubernur dari Partai Aceh Zaini Abdullah-Muzakir Manaf. Mengapa?

Menurut Djali, dukungan itu datang dari keinginannya pribadi, bukan lantaran permintaan Partai Aceh atau pihak lain.

“Saya melihat Mualem (Muzakir Manaf) datang ke Jakarta mengajak semua tokoh. Bukan dari tokoh Aceh saja tapi semuanya untuk membangun Aceh bersama-sama. Ini poin penting mengajak semua untuk berpikir membangun Aceh," kata Djalil Yusuf kepada wartawan dalam kunjungannya ke Kantor Pusat Partai Aceh yang baru di Simpang Dodik, Lamtemen, Senin sore, 27 Februari 2012.

"Itu saya lihat sangat luat biasa. Wah, ini peluang bagi saya dan akhirnya saya terpanggil untuk ikut membangun Aceh bersama-sama,’ katanya.

Karena itu, Djali menambahkan, jika banyak orang berpikir untuk Aceh dan terbuka untuk menerima dan menyerap langkah-langkah yang diberikan, maka Aceh akan maju. “Siapa yang tidak senang kalau Aceh maju dan saya putra Aceh kan ingin melihat Aceh ini makmur dan bebas dari ketakutan,” katanya.

Soal bersebebarangan dahulunya, Djalil menjelaskan itu adalah masa lalu yang harus dilupakan. “MOU Helsinki sudah menjawabnya dan mengakhiri kami yang bersebarangan dahulu, “katanya.

“Mereka (GAM) tidak akan mungkin melanggar perjanjian itu karena dalam perjanjian sudah diatur semuanya,” ujarnya.

Selain itu, Djalil menilai, kekuatan utuh mantan kombatan bisa menyatu dengan mantan TNI yang dulunya berseberangan adalah proses rekonsiliasi yang sangat baik. “Ini yang tidak dimiliki orang lain,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda Meyjen TNI (Purn) Djalil Yusuf sore tadi kepada wartawan menyatakan memberikan dukungan terhadap pasangan kandidat gubernur Zaini Abdullah-Muzakir Manaf yang diusung Partai Aceh.

Namun dalam dukungan itu Djalil Yusuf menyatakan tidak sebagai tim pemenangan, melainkan hanya sebagai fasilitator yang memberikan masukan dan berbagi pengalaman.[]

Inilah Photo-photo pertemuan Mayjen (Purn) Djalil Yusuf dengan Pihak dari Partai Aceh





Sumber berita: atjehpost.com
Photo: partaiaceh.com

13 Alasan Mengapa Memilih Partai Aceh

13 Alasan Mengapa Memilih Partai Aceh
Klik pada Gambar untuk membaca

Pengumuman

= INI MERUPAKAN WEBSITE RESMI PARTAI ACEH, SELAIN DARI WEBSITE INI ADALAH PALSU #WASPADA_PENIPUAN =

Berita Terbaru

 
Tentang Website: Syarat | Peta Situs | Kontak
Copyright © 2012. Official Website Partai Aceh - Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Website:Tim Pemenangan Pusat
Partai Aceh