Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Deklarasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deklarasi. Tampilkan semua postingan

Photo - Deklarasi Pilkada Damai Lhokseumawe

Written By Partai Aceh on Senin, 19 Maret 2012 | 23.32

Berikut ini adalah photo - photo Deklarasi Pilkada Damai yang digagas KIP Lhokseumawe di Lapangan Hiraq, depan Masjid Islamic Center, Lhokseumawe, Senin, 19 Maret 2012 itu berjalan sukses, dengan serangkaian penyampaian sambutan dari Ketua KIP, Kapolres dan Pj Walikota, acara ini juga diisi siraman rohani oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU).





Zaini Abdullah Pidato Pada Deklarasi Calon Bupati Bireuen

Written By Partai Aceh on Kamis, 15 Maret 2012 | 23.18

BIREUEN - Ribuan kader dan simpatisan Partai Aceh dari berbagai pelosok Kabupaten Bireuen menghadiri deklarasi pasangan calon bupati dan Wakil Bupati Bireuen Ruslan Daud – Mukhtar Abda di lapangan sepakbola Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Kamis 15 Maret 2012.

Kader dan simpatisan partai lokal tumpah ke lapangan tempat deklarasi. Deklarasi pasangan itu turut dihadiri sejumlah petinggi Partai Aceh termasuk calon gubernur-wakil gubernur yang diusung PA yakni Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf.

Selain petinggi PA, deklarasi tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan kabupaten dan kota. Konsentrasi massa yang bertumpuk di di lapangan sisi jalan Banda Aceh – Medan itu tidak sampai  menyebabkan kemacetan arus lalulintas berkat kesigapan aparat polisi dan adanya puluhan pengatur lalu lintas swakarsa dari kalangan PA.
 
 


Dalam pidatonya, Zaini Abdullah antara lain mengatakan perlunya dukungan semua masyarakat Aceh untuk terus berupaya mengimplementasikan butir-butir yang tersebut dalam Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki.

Pada acara tersebut turut diperkenalkan kepada seluruh undangan yang hadiri sosok calon bupati dan Wakil Bupati Bireuen yang diusung Partai Aceh untuk memimpin daerah itu periode 2012-2017. [ ]

Sumber: atjehpost.com

Partai Aceh Daftarkan Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Bireuen

BIREUEN – Partai Aceh mendaftarkan Ruslan Daud dan Mukhtar Abda sebagai kandidat calon bupati-Wakil Bupati Bireuen periode 2012-2017 ke Komisi Independen Pemilihan Bireuen di Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, Kamis pagi, 15 Maret 2012.

Pasangan itu berangkat dari kawasan Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, menumpang mobil double cabin didampingi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh Kabupaten Bireuen Darwis Jeunieb dan para pengawal berseragam. Rombongan itu tiba di kantor KIP Bireuen sekitar pukul 08.30 WIB.

Pasangan itu turut diikuti ratusan pendukung yang mengenderai kendaraan roda dua dan empat dari kalangan kader dan simpatisan PA. Didampingi Ketua PA Darwis Jeunieb dan sekretaris Muzakkir Zulkifli, pasangan mantan kombatan dan birokrat itu diterima Mukhtaruddin dan Ridwan, komisioner KIP Bireuen.

Mukhtaruddin mengatakan berkas persyaratan yang diserahkan pasangan bakal calon itu hanya diperiksa sekilas. “Nanti ada waktu untuk diperiksa secara detail dan mendalam, kalau ada yang kurang akan diinformasikan kepada pasangan bakal calon untuk dilengkapi,” ujar Mukhtar.
Sementara menjawab wartawan, Mukhtar Abda, kandidat calon Wakil Bupati yang juga berprofesi sebagai PNS mengatakan, ia sudah menyerahkan syarat berupa surat pernyataan bersedia mundur dari jabatannya jika ditetapkan sebagai calon.

Proses penyerahan berkas persyaratan kandidat Bupati dan Wakil Bupati yang diusung partai lokal yang mendominasi kursi di DPRK Bireuen itu berlangsung sekitar setengah jam. Setelah itu dari kantor KIP Bireuen, pasangan yang disebut dengan singkatan “Harus Muda” itu berkonvoi menuju kota.

Mereka berkeliling Kota Bireuen diikuti ribuan pendukung. Lalu mereka menuju lokasi acara deklarasi di lapangan bola Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, dua kilometer arah barat kota Bireuen. [ ]

Sumber: atjehpost.com

Persiapan Menjelang Hari Deklarasi H. Ruslan – Mukhtar Abda

Bireuen – 14/3/2012 Menjelang hari Deklarasi H. Rulan – Mukhtar Abda (Harusmuda) yang diusung oleh Partai Aceh Kabupaten Bireuen sebagai kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen serta dibarengi dengan kenduri Maulid Akbar. Dalam menyambut acara kenduri tersebut Partai Aceh telah mempersiapkan sebanyak puluhan ekor sapi yang merupakan sumbangan dari beberapa orang dermawan dalam Kabupaten Bireuen.

Persiapan yang dipersiapkan oleh panitia pelaksana berupa penyebaran surat undangan, persiapan panggung acara, persiapan lokasi sebagai tempat memasak warga sebelum hari deklarasi serta pembersihan lokasi yang dilakukan oleh anggota – anggota KPA (Komite Peralihan Aceh) telah siap dilaksanakan kemarin (13/3).

Masyarakat dari beberapa gampong dalam Kemukiman Geulumpang Payong ikut berpartisipasi menyukseskan acara deklarasi dan peringatan hari Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW yang dilaksanakan dilapangan bola kaki Geulumpang Payong.

Berikut Photo-Photonya:






 

Photo: Deklarasi Pilkada Damai, menandatangani prasasti di Halaman Masjid Raya

Written By Partai Aceh on Rabu, 14 Maret 2012 | 15.33

Banda Aceh - Di halaman Masjid Raya, simbol keagungan Aceh itu, mereka menandatangani prasasti: mengikrarkan memelihara damai dalam pilkada. Mereka, lima pasangan calon pemimpin Aceh, menorehkan tinta emas menyatakan bersedia mewujudkan pilkada damai, bebas tekanan dan intimidasi.

Ini bukan perhelatan biasa. Sejumlah pejabat tinggi negara hadir di sana: Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kepala Polisi RI Jenderal Timur Pradopo, dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hafiz Anshary. Datang dari ibukota negara, mereka menjadi saksi "ikrar damai" calon pemimpin Aceh.



"Ini peristiwa luar biasa. Ini pertama kalinya di republik ini, para pejabat negara menyaksikan deklarasi pilkada damai," kata Ketua KPU Hafiz Ansyari di Masjid Raya Banda Aceh, Rabu, 14 Maret 2012.



Kita berharap, langkah itu diikuti para pengikut masing-masing calon di lapangan. Kita berharap, para lelaki calon pemimpin Aceh itu adalah lelaki pemegang janji. Seperti merpati yang dilepas di penghujung ikrar damai, kita ingin mereka pun tak ingkar janji.[]



sumber: atjehpost.com

Press Realease Deklarasi Damai

PERNYATAAN PERS
TIM PEMENANGAN PUSAT PASANGAN PERJUANGAN DAN PERDAMAIAN
Dr. H. ZAINI ABDULLAH-MUZAKIR MANAF
UNTUK PEMERINTAH ACEH 2012-1017



DEKLARASI PILKADA DAMAI ADALAH UPAYA WUJUDKAN DEMOKRASI ACEH YANG BERMARTABAT

         Deklarasi Pilkada Damai dilaksanakan di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada Rabu 14 Maret 2012 merupakan komitmen dalam mewujudkan demokrasi yang bermartabat di Aceh. Sekitar satu bulan setelah deklarasi kandidat gubernur-wakil gubernur dari Partai Aceh dr. H. Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf, beserta 17 Kandidat Partai Aceh dari Kabupaten/Kota, maka deklarasi Pilkada Damai ini merupakan momentum penting dalam langkah awal memasuki masa kampanye yang akan dimulai pada 23 Maret 2012.

        Pasangan perjuangan dan perdamaian dr. H. Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf untuk Pemerintah Aceh 2012-2017 bersama empat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur lainnya siap malakukan ikrar bersama dan membubuhkan tandatangan pada prasasti pakta integritas menuju Pilkada Damai, sebagai wujud demokrasi di Aceh pasca perjanjian damai di Helsinki tahun 2005.

        Pelaksanaan deklarasi Pilkada Damai ini sejalan dengan visi pasangan perjuangan dan perdamaian dr. H. Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf untuk Pemerintah Aceh 2012-2017 yaitu menuju Aceh yang bermartabat, sejahtera, berkeadilan dan mandiri berlandaskan UUPA sebagai wujud MoU Helsinki.

        dr. H. Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf menyambut baik pernyataan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi bahwa pemerintah pusat akan segera mensahkan Qanun Pilkada Aceh 2012. Melalui Qanun tersebut Pilkada Aceh telah memiliki landasan hukum yang kuat sehingga pelaksanaannya pun dapat secara maksimal dijalankan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.

        Kehadiran Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso, pejabat tinggi negara, dan pejabat tinggi daerah serta penyelenggara pemilihan menunjukkan perhatian dari pemerintah pusat bagi perdamaian dan demokrasi di Aceh. Deklarasi pilkada damai ini merupakan komitmen serius pemerintah dan semua pihak agar pelaksanaan pesta demokrasi di Aceh bisa terlaksana dengan aman, tertib dan jujur.

        dr. H. Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf menghimbau rakyat Aceh dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani.

Banda Aceh, 14 Maret 2012
TIM PEMENANGAN PUSAT PARTAI ACEH


KAMARUDDIN ABUBAKAR
ABU RAZAK

VIDEO - Dokumentasi Deklarasi Partai Aceh Wilayah Pasee (Bagian 1)

Written By Partai Aceh on Kamis, 08 Maret 2012 | 13.39

Video Dokumentasi Deklarasi Calon Gubernur, Bupati dan Walikota Partai Aceh Wilayah Pasee.

VIDEO - Deklarasi Calon Gubernur Partai Aceh (Bagian 4)

Written By Partai Aceh on Selasa, 06 Maret 2012 | 00.02

Berikut kelanjutan VIDEO - Deklarasi Calon Gubernur Partai Aceh (Bagian 3) yaitu video Deklarasi Pasangan Calon Gubernur dan Calon wakil Gubernur Aceh, calon Bupati dan Wakil Bupati, Calon Walikota dan Wakil Walikota Se- Aceh dari Partai Aceh, Serta Acara Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang dilakasanakan di banda aceh pada tanggal 12 Februari 2012.

VIDEO - Deklarasi Calon Gubernur Partai Aceh (Bagian 3)

Written By Partai Aceh on Senin, 05 Maret 2012 | 00.02

Berikut kelanjutan VIDEO - Deklarasi Calon Gubernur Partai Aceh (Bagian 2) yaitu video Deklarasi Pasangan Calon Gubernur dan Calon wakil Gubernur Aceh, calon Bupati dan Wakil Bupati, Calon Walikota dan Wakil Walikota Se- Aceh dari Partai Aceh, Serta Acara Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang dilakasanakan di banda aceh pada tanggal 12 Februari 2012.

VIDEO - Deklarasi Calon Gubernur Partai Aceh (Bagian 2)

Written By Partai Aceh on Minggu, 04 Maret 2012 | 00.47

Berikut kelanjutan VIDEO - Deklarasi Calon Gubernur Partai Aceh (Bagian 1) yaitu video Deklarasi Pasangan Calon Gubernur dan Calon wakil Gubernur Aceh, calon Bupati dan Wakil Bupati, Calon Walikota dan Wakil Walikota Se- Aceh dari Partai Aceh, Serta Acara Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang dilakasanakan di banda aceh pada tanggal 12 Februari 2012.

VIDEO - Deklarasi Calon Gubernur Partai Aceh (Bagian 1)

Written By Partai Aceh on Sabtu, 03 Maret 2012 | 00.02

Berikut merupakan video Deklarasi Pasangan Calon Gubernur dan Calon wakil Gubernur Aceh, calon Bupati dan Wakil Bupati, Calon Walikota dan Wakil Walikota Se- Aceh dari Partai Aceh, Serta Acara Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang dilakasanakan di banda aceh pada tanggal 12 Februari 2012:


Foto-foto Deklarasi Kandidat Cagub dan Bupati Partai Aceh

Written By Partai Aceh on Jumat, 17 Februari 2012 | 02.55








Hari ini, Minggu, 12 Februari 2012, Banda Aceh dibanjiri massa Partai Aceh yang datang dari 23 kabupaten/kota. Mereka datang ke ibukota Provinsi Aceh ini untuk memeriahkan deklarasi 16 calon kepala daerah yang diusung partai itu, termasuk calon gubernur Zaini Abdullah dan wakilnya Muzakir Manaf. Berikut foto-foto massa Partai Aceh di Stadion Lampineueng, lokasi deklarasi akbar itu

sumber/foto: TAUFAN MUSTAFA/THE ATJEH POST

Pasangan calon gubernur dari Partai Aceh


Pasangan calon gubernur dari Partai Aceh dr. Zaini Abdullah dan Wakilnya, Muzakkir Manaf, sesaat sebelum deklarasi di Stadion H. Dimoertala Lampineung, Banda Aceh, Ahad (12/2) pagi. Partai Aceh mengusung 16 calon kepala daerah pada pilkada 9 April nanti.

sumber foto: Abdul Munar/ACEHKITA.COM

Pasangan Calon PA mendeklarasikan calon pasangan gubernur/wakil gubernu

Pasangan Calon PA mendeklarasikan calon pasangan gubernur/wakil gubernur dan 17 calon bupati/wakil bupati serta walikota/wakil walikota di Banda Aceh, Minggu (12/2). (FOTO ANTARA/Irwansyah Putra)

Partai Aceh (PA) mendeklarasikan calon pasangan gubernur/wakil gubernur dan 17 calon bupati/wakil bupati serta walikota/wakil walikota di Banda Aceh, Minggu (12/2). Partai Aceh mendeklarasikan Zaini Abdullah (tiga kiri) dan Muzakir Manaf (tiga kanan)

Inilah 16 Pasang Kandidat Pemilukada dari Partai Aceh

Written By Partai Aceh on Senin, 13 Februari 2012 | 13.03

BANDA ACEH - Partai Aceh secara resmi mendeklarasikan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2012-2017 dalam pemilukada 9 April nanti.

Pada acara berlangsung di Stadion Dimurthala, Lampinueng, Banda Aceh, Minggu (12/2/2012, partai bentukan mantan pentolan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu juga mendeklarasikan 15 pasangan calon kepala daerah.

“Partai Aceh secara resmi mendeklarasikan pasangan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf, sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2012-2012. Dengan ini Partai Aceh ikut mendeklarasikan 15 pasangan calon bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota di 15 kabupaten/kota di Aceh,” kata Sekretaris Jenderal Partai Aceh, Yahya saat membaca prosesi pendeklarasian.

Zaini Abdullah adalah mantan Menteri Luar Negeri dan Kesehatan GAM yang lama tinggal di luar negeri. Sementara Muzakir Manaf adalah mantan Panglima GAM yang kini menjabat ketua umum partai.

Pasangan kepala daerah dideklarasikan Partai Aceh adalah Muhammad Thaib/Muhammad Jamil (calon bupati-wakil bupati Aceh Utara), Azhar Abdurrahman/Maulidin (Aceh Jaya), Mukhlis Basyah/Syamsul Rizal (Aceh Besar), Adami/Bustanuddin (Aceh Barat), dan Idris Ilyas Leubei/Muhammad Ridwan (Aceh Tengah).

Selanjutnya, Teuku Banta Herman/Muhammad Hasan (calon wali kota/wakil wali kota Banda Aceh), Usman Abdullah/Marzuki (Langsa), Suaidi Yahya/Nazaruddin Chaldum (Lhokseumawe), serta Zulkifli Adami/Nazaruddin (Sabang).

Kemudian, pasangan Sardjani Abdullah/Muhammad Iriawan (Pidie), Aliasnuddin/Rahmad (Simeulu), Hasballah/Syahrul (Aceh Timur), Marzuki/Salasiah (Bener Meriah), Jufri Hasanuddin/Abdurrahman Ubit (Aceh Barat Daya).

Pendeklarasian ditandai dengan pelepasan balon serta peusijuek (tepung tawari) yang dilakukan Malek Mahmud serta beberapa ulama kharismatik terhadap para pasangan calon. Prosesi peusijuek ini diiringi dengan salawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam kesempatan itu, Partai Amanat Nasional Aceh juga membacakan deklarasi dukungannya terhadap pasangan diusung Partai Aceh. Forum lintas Partai Politik juga menyatakan hal sama, siap memenangkan pasangan diusung Partai ini.

Dalam deklarasi itu ikut hadir Pjs Gubernur Aceh, ulama serta tokoh Aceh lainnya.

Banyaknya massa yang datang membuat Polisi harus menutup jalan seputar Stadion Dimurtala dan Jalan Panglima Nyak Makam.

sumber: http://news.okezone.com

Zaini Abdullah: Indonesia Ada karena Aceh

BANDA ACEH- Kandidat calon gubernur dari Partai Aceh Zaini Abdullah meminta masyarakat Aceh menjaga makna ke-indonesia-an di samping nilai-nilai  ke-aceh-an. Sebab, kata Zaini, Indonesia ada karena Aceh. 

Hal itu disampaikan Zaini Abdullah saat memberi kata sambutan dalam deklarasi akbar kandidat kepala daerah dari Partai Aceh di Stadion Lampineung, Banda Aceh, Minggu, 12 Februari 2012.

Para kandidat yang sebelumnya duduk di bawah tenda, dipanggil naik ke pentas untuk duduk di kursi yang dihias seperti pelaminan Aceh.

Tepuk tangan dan sorakan ribuan massa  yang memadati Stadion Lampineung mengiringi langkah Zaini Abdullah-Muzakir Manaf saat menaiki pentas dan hendak menduduki pelaminan tunggal (inti). Sementara para kandidat bupati/walikota dari 15 kabupaten/kota duduk di pinggir  pelaminan inti.

Zaini kemudian didaulat menyampaikan pidato politiknya. Zaini Abdullah mengatakan, saat ini hampir 7 tahun perjanjian damai Mou Helsinki lahir. “Perjanjian ini lahir setelah konflik berkepanjangan dan mengorbankan banyak darah dan air mata yang tidak bisa kita kemukakan satu per satu penderitaan masyarakat Aceh di seluruh pelosok,” kata Zaini.

Hingga akhirnya, kata Zaini, pada 15 Agustus 2005, pihak Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian damai.

"Mulai hari itu matahari mulai bersinar di bumi Seuramoe Mekah. Selain itu kita tetap harus menjalankan amanah yang diamanahkan Wali Naggroe Teungku Hasan di Tiro untuk membangun perdamaian Aceh, untuk menjalankan amanah yang diberikan Wali itulah saya berdiri di depan abi-abi  dan ummi-ummi,” kata Zaini. Namun, kata dia, orang Aceh harus berhati-hati “sebab banyak yang bermuslihat untuk mengambil kepentingan di dalam kita. Yang perlu kita didik adalah barang tempahan yang mau bersatu dan bekerja bahkan mengorbankan nyawa dan menumpahkan darahnya. Kita sebagai orang Aceh harus berdiri aapun tantangan yang kita hadapi. Apabila kami mendapat kepercayaan dari seluruh masyarakat Aceh,kami  berjanji memberi sesuatu kepada tanoeh Aceh."

Zaini menambahkan, Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yang lahir setelah perjanjian damai, harus menjadi perekat rasa ke-Indonesia-an sebagai hasil kesepakatan damai.“Tidak ada Indonesia tanpa Aceh. Tidak ada, saudara saudara sekalian."

"Sejarah telah membuktikan demikian. Ketika daerah lain kembali dalam taklukan Belanda setelah perang kemerdekaan, Aceh tampil meneriakkan ke seluruh penjuru dunia bahwa Indonesia masih ada, karena Tanoh Indatu ini masih utuh tanpa dapat disentuh sejengkal pun oleh Belanda. Inilah modal bagi Indonesia untuk mendapat pengakuan dunia setelah usainya Perang Dunia  II. Saya bermohon kepada Allah untuk tidak sombong dan takabur kalau saya nyatakan, jika tidak ada Aceh pada waktu itu, mungkin, dan bahkan niscaya Indonesia telah lenyap dari peta dunia,” kata Zaini.

Itu sebabnya, kata Zaini,”ke-Indonesia-an harus diterjemahkan dalam makna yang spesifik. Bahwa Indonesia itu ada karena Aceh di dalamnya. Maka, di samping nilai-nilai ke Acehan yang memiliki ribuan penggal sejarah dan kisah-kisah heroiknya, makna ke Indonesiaan juga harus melekat dan merekat di dada orang Aceh. Dengan demikian siapa pun tak boleh megutak atik hak-hak orang Aceh dalam sebuah konsensus besar,  Indonesia. “ []

sumber: atjehpost.com

13 Alasan Mengapa Memilih Partai Aceh

13 Alasan Mengapa Memilih Partai Aceh
Klik pada Gambar untuk membaca

Pengumuman

= INI MERUPAKAN WEBSITE RESMI PARTAI ACEH, SELAIN DARI WEBSITE INI ADALAH PALSU #WASPADA_PENIPUAN =

Berita Terbaru

 
Tentang Website: Syarat | Peta Situs | Kontak
Copyright © 2012. Official Website Partai Aceh - Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Website:Tim Pemenangan Pusat
Partai Aceh