Headlines News :
Tampilkan posting dengan label Wilayah. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Wilayah. Tampilkan semua posting

PA Terus Perkuat Konsolidasi

Written By Partai Aceh on Senin, 21 Mei 2012 | 13.00

BIREUEN - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Bireuen, Minggu (20/5) kemarin, kembali menggelar rapat konsolidasi dan koordinasi dengan tim pemenangan calon bupati/wakil bupati H Ruslan-H Mukhtar Abda. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Hotel Bireuen Jaya.

Amatan Serambi, sejak pukul 09.00 WIB ratusan tim pemenangan Ruslan-Mukhtar sudah memenuhi aula hotel tersebut. Mereka terdiri dari pemuda dan kaum wanita dari Kecamatan Kota Juang, Jeumpa, Kuala, dan Kecamatan Juli.

Sejumlah pria berseragam loreng merah-hitam (warna khas PA), terlihat berjaga-jaga di pintu masuk, pekarangan, dan pintu aula hotel. Sementara ratusan kendaraan roda dua dan belasan mobil pribadi memenuhi area parkir hotel.

Sekretaris DPW PA Bireuen, Muzakir mengatakan, peserta rapat itu merupakan tim sukses pemenangan gubernur/wakil gubernur Aceh terpilih Zaini Abdullah-Muzakir Manaf (Zikir) terbaik di desanya masing-masing. Rapat tersebut digelar untuk mencari solusi dari para timses itu untuk pemenangan cabup/cawabup Bireuen H Ruslan-H Mukhtar Abda dalam Pilkada Juni mendatang.

“Insya Allah dalam pilkada mendatang PA bisa menang mutlak di Bireuen, tentunya dengan dukungan semua pihak, kami juga sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pemenangan Zikir di Bireuen,” ujar Muzakir.[]

Sumber: serambinews.com

Cek Mad Silaturahmi dengan Ulama

Written By Partai Aceh on Selasa, 17 April 2012 | 13.28

LHOKSEUMAWE - Setelah ditetapkan sebagai bupati/wakil bupati Aceh Utara terpilih dalam Pleno KIP Aceh Utara, Minggu (15/4), pasangan M Thaib (Cek Mad) dan M Jamil kemarin mulai bersilaturahmi dengan masyarakat. Seperti kunjungan pertama kemarin, pasangan yang diusung Partai Aceh (PA) ini bersilaturahmi dengan Tgk Muhammad Daud Ahmadi atau Abu Daod, Pimpinan Dayah Darul Huda Lueng Angen, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

M Jamil kepaa Serambi menyebutkan, sesuai hajat (nazar-red) mereka jika terpilih sebagai bupati/wakil bupati Aceh Utara dalam sepekan pertama mereka akan berkunjung ke sejumlah ulama di Aceh Utara. “Tujuannya untuk menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan ulama hingga mereka terpilih, sekaligus berharap doa akan mereka berhasil memimpin Aceh Utara hingga lima tahun ke depan,” jelas M Jamil.

Selain itu, tambahnya, mereka juga melakukan kunjungan ke petinggi KPA dan PA di Aceh Utara untuk mengucapkan terima kasih. “Karena atas kerja keras mereka, kami bisa terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Aceh Utara,” jelasnya.

Sumber: serambinews.com

Partai Aceh 'Kuasai' Aceh Jaya

Written By Partai Aceh on Senin, 16 April 2012 | 20.17

Banda Aceh – Hasil Pemilukada Aceh 9 April 2012 lalu posisi suara untuk pasangan yang diusung Partai Aceh melambung tinggi. Ketua KIP Aceh Jaya, Yusrizal kepada The Globe Journal, Senin (16/4) mengatakan dari lima pasangan kandidat gubernur, paling besar masyarakat Aceh Jaya memilih Zaini-Muzakkir nomor urut (5) yang diusung Partai Aceh.

Ia menambahkan pasangan kandidat Gubernur Aceh nomor urut (5) meraup 27.567 suara dari 44.944 pemilih yang menggunakan hak pilihnya. “Di Aceh Jaya jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 54.156 orang, sedangkan yang tidak hadir hanya 9.212 orang pemilih,” kata Yusrizal.

Kandidat gubernur yang membawa bendera Partai Aceh ini mendominasi secara keseluruhan suara di Kabupaten Aceh Jaya sebanyak 64.63 persen. Kemudian disusul pasangan Irwandi-Muhyan dengan meraih 8.312 suara atau 19,49 persen.

Pasangan kandidat Gubernur Aceh nomor urut (4) Nazar-Nova meraup 3.802 suara dengan 8,95 persen. Kemudian pasangan Darni dan pasangan Abi Lampisang masing-masing hanya mengumpulkan 1.716 suara (4,02 persen) dan 1.254 suara (2,94 persen).

Dari pleno perhitungan suara oleh KIP Aceh Jaya, kandidat yang diusung Partai Aceh baik untuk tingkat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh maupun tingkat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya paling besar jumlah suaranya.

Untuk tingkat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Jaya, pasangan Azhar-Maulidi paling banyak memperoleh suara hingga 41,33 persen. Kemudian disusul pasangan Buni Amin-Mufizar 20,83 persen, pasangan Junaidi-Busmani 14,44 persen, pasangan Malik Musa-Tgk.Jailani 11,98 persen dan pasangan Zamzami A.Rani-T. Ayusan meraih 11,43 persen.

“Untuk hasil Pemilukada Aceh di Kabupaten Aceh Jaya tidak ada putaran kedua,” demikian Ketua KIP Aceh Jaya, Yusrizal.

sumber: theglobejournal.com

Partai Aceh ditetapkan oleh KIP Memimpin Pidie

Written By Partai Aceh on Minggu, 15 April 2012 | 23.53

SIGLI - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie hari ini dalam rapat plenonya di Hotel Grand Blang Asan, Sigli, memutuskan pemenang pemilihan Bupati Pidie adalah pasangan Sarjani Abdullah - M. Iriawan. Kandidat yang diusung Partai Aceh yang bernomor urut lima ini ditetapkan sebagai calon bupati terpilih.

Pasangan Sarjani - Iriawan dalam Pilkada Pidie meraih suara 60,25 persen. Adapun pasangan lainnya sesuai nomor urut perolehan suaranya adalah, 1..suara.3.38%, 2..suara 12.49%,  3..suara 3.07%, 4..suara 3.94%, 5..suara 60.25% (Sarjani), 6..suara 0.58%, 7..suara 6.31%, 8..suara 9.98%.

Selain  di Pidie, kemenangan Partai Aceh juga terjadi di Aceh Besar. Pak Cek, selaku selaku Ketua Tim Sukses pasangan gubernur dan wagub dan bupati/wakil bupati untuk wilayah Aceh Besar mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Aceh Besar.

Pak Cek mengatakan, dari Pilkada Aceh ini terlihat Partai Aceh masih sangat dipercaya oleh masyarakat. "Karena itu, Partai Aceh juga harus berbuat yang lebih baik lagi untuk rakyat," katanya. []

sumber: atjehpost.com

Cek Mad Unggul 9.506 Suara di Lhoksukon

Written By Partai Aceh on Sabtu, 14 April 2012 | 12.25

LHOKSUKON - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lhoksukon, Aceh Utara, telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara pemilihan Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara dan Gubernur-Wakil gubernur di kecamatan tersebut.

Hasilnya, dua pasangan kandidat dari Partai Aceh jauh lebih unggul dari kandidat lainnya. Muhammad Thaib-Muhammad Jamil memperoleh 9.506 suara. Sedangkan calon gubernur-wakil gubernur Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf berhasil memperoleh 13.447 suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 30.863 yang tersebar di 98 TPS.

Ketua PPK Lhoksukon, Abu Bakar, menyebutkan, terjadi perbedaan jumlah hasil antara pasangan calon gubernur dan bupati sebanyak satu suara. Masing –masing di TPS 38 Asan LB (bupati 168 dan gubernur 432). Lalu di TPS 61 Alue Itam Baroh (bupati 168 dan gubernur 166). “Sehingga terjadi selisih satu suara. Namun itu tidak mempengaruhi perhitungan,” kata Abu Bakar.

Untuk beberapa TPS, pasangan calon gubernur-wakil gubernur Irwandi–Muhyan sempat lebih unggul. Namun tidak memberi pengaruh, karena poin tertinggi dipegang Zaini–Muzakir.

Adapun beberapa TPS yang lebih unggul Irwandi–Muhyan, di antaranya TPS 03 dan 04 Kota Lhoksukon, TPS 06 Alue Buket MU, TPS 12 dan 13 Cebrek MU, TPS 26 Trieng MU, TPS 29 dan 30 Dayah LB, dan TPS 56 Pante AB, serta beberapa TPS lainnya.

Berikut perolehan suara kandidat bupati-wakil bupati Aceh Utara di Kecamatan Lhoksukon (sesuai nomor urut pasangan calon):
 
1.       Fajri M Kasim dan Muchtar A Al-Khutby : 1.012 suara
2.      Husnan Harun dan T Muttaqin : 1.080 suara
3.      Umar HN dan Bakhtiar : 256 suara
4.      Ilyas A hamid dan A Wahab Mahmudy : 770 suara
5.      Marzuki Abdullah dan Nuraini Maida : 1.457 suara
6.      Martunis HZ dan Mustafa Arba : 117 suara
7.      Misbahul Munir dan Mansur : 439 suara
8.      A Hadi Arifin dan Ridwan Lidan : 665 suara
9.      Sulaiman Ibrahim dan T Syarifuddin : 5.812 suara
10.   Muhammad Thaib dan Muhammad Jamil : 9.506 suara

Sedangkan perolehan suara kandidat gubernur-wakil gubernur di Kecamatan Lhoksukon adalah sebagai berikut:
 
1. Ahmad Tajuddin-T Suryansyah : 731 suara
2. Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan : 4.912 suara
3. Darni M Daud-Ahmad Fauzi : 631 suara
4. Muhammad Nazar-Nova Iriansyah : 1.637 suara
5. Zaini Abdullah-Muzakir Manaf : 13.447 suara.

Sumber : PPK Lhoksukon, Aceh Utara.

Dari Partai Aceh Pimpin Aceh Besar

Written By Partai Aceh on Rabu, 11 April 2012 | 13.53

JANTHO - Pasangan calon bupati/wakil bupati Aceh Besar dari Partai Aceh, Mukhlis Basyah dan Samsulrizal dipastikan akan memimpin kabupaten tersebut lima tahun mendatang, setelah meraih 53.750 (30,18%) suara dari total pemilih sebanyak 178.125 orang.

Ketua KIP Aceh Besar, Ir Tharmizi mengatakan rekapitulasi suara dari 23 kecamatan di Aceh Besar baru selesai dilakukan hingga Selasa (10/4) malam. “Yang membanggakan adalah tingkat partisipasi masyarakat Aceh Besar untuk ikut pemilihan cukup tinggi, yaitu mencapai 71,14 persen,” ujarnya.

Sementara, pasangan Mawardy Ali/Marwan Abdullah yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Daulat Aceh (PDA) berada di urutan kedua, setelah meraih 41.266 suara (23,17%).

Sedangkan di peringkat ketiga diraih pasangan Yusmadi/Amiruddin Usman Daroy yang diusung Partai Golkar dan didukung koalisi partai, dengan perolehan suara 35.017 (22,52%).

Pasangan calon lainnya, Rusli Muhammad/Marzuki Yahya dari jalur perseorangan, menempati posisi keempat dengan perolehan suara 22.746 (12,77). Peringkat kelima diraih pasangan Harmaini Harun/Saifuddin M Sabi dari Partai Demokrat dan PPP, dengan jumlah suara 7.784 suara (4,37%)

Selain itu, pasangan Khairul Huda/Mahya Zakuan dari jalur independen, berada di peringkat keenam dengan meraup 6.919 (3,88%) suara. Disusul pasangan Anwar TM Ali/Haziman R dari jalur independen, diperingkat terakhir dengan hanya meraih 5.545 suara (3,11).

Sumber: serambinews.com

Ketua DPW PA Aceh Timur: Kemenangan PA Bukan Untuk Hura-Hura

Written By Partai Aceh on Selasa, 10 April 2012 | 22.36

PEUREULAK - Kemenangan Calon Gubenur dan Wakil Gubenur Aceh, Zaini Abdullah-Muzakir Manaf dan Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, Hasballah-Syahrul yang masing-masing diusung oleh Partai Aceh (PA), bukan untuk hura-hura tapi kemenangan ini harus disyukuri.

Kemenangan ini juga merupakan hasil kerja keras seluruh masyarakat Aceh, khususnya Aceh Timur. Ini juga berkat ketabahan masyarakat dalam menghadapi situasi politik saat ini sehingga kemenangan PA yang didamba-dambakan masyarakat dapat terwujud.

Demikian pernyataan Ketua DPW  Partai Aceh (PA) yang juga Calon Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul, didampingi Calon Bupati Aceh Timur Hasballah dan Manager Quick Count Pemenangan PA Iskandar Usman, serta Sekjen PA Aceh Timur M Kasem,  kepada sejumlah wartawan dalam temu pers di Kantor DPW PA di Peurelak,  Selasa, 10 April 2012.

"Atas kemenangan ini saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Aceh, dan kepada Kapolda Aceh serta Kapolres Aceh Timur yang telah mengamankan Pemilukada 2012 sehingga dapat berjalan baik. Begitu juga kepada KIP Aceh Timur, KPA, PA Aceh Timur, dan umumnya di seluruh Aceh.

Selain itu, saya juga mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga perdamaian dengan baik secara menyeluruh. Karena, dengan perdamaian kita bisa menentukan hak kita sebagai warga negara. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Aceh Timur khusunya dan Aceh umumnya, yang telah bersabar hingga masalah (yang muncul menjelang dan selama pelaksanaan pilkada) telah selesai," sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Syahrul juga menegaskan bahwa partai PA bukanlah partai KPA atu mantan kombatan GAM, tapi merupakan partai seluruh dan segala suku masyarakat yang tinggal di Aceh. "Karenanya, PA wajib  kita pelihara bersama-sama sampai kapanpun demi hidup nyaman, aman, dan tentram."

Selain itu, Syahrul juga mengajak pengusaha serta cendikiawan, baik yang ada di Aceh maupun luar Aceh agar dapat membantu pemerintah di Aceh baik secara moril maupun materil untuk bergandeng tangan bersama-sama membangun Aceh.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan perhitungan cepat LSI dan quick count internal Partai Aceh, pasangan Zaini-Muzakir yang diusung Partai Aceh unggul jauh atas pasangan lainnya dalam pemilu gubernur 2012 ini. Sementara hasil resmi dari KIP belum diumumkan hingga saat ini. []

Sumber: atjehpost.com

Cek Mad dan Suaidi Memimpin

LHOKSUKON - Pasangan Muhammad Thaib (Cek Mad)/M Jamil yang diusung Partai Aceh (PA) untuk calon bupati/wakil bupati Aceh Utara dan pasangan Suaidi Yahya/Nazaruddin untuk calon wali kota/wakil wali kota Lhokseumawe yang juga diusung PA untuk sementara memimpin perolehan suara pilakada di dua kabupaten/kota itu.

Untuk Aceh Utara, pasangan Cek Mad/M Jamil hingga pukul 19.30 WIB tadi malam berhasil meraih 61,70 persen suara, disusul Sulaiman Ibrahim/HT Syarifuddin 11,13 persen, Marzuki Abdullah/Nuraini Maida 5,75 persen. Selanjutnya, pasangan Tgk Fajri M Kasim/Tgk Mukhtar Al Khutbi memperoleh 5,69 persen suara, Husnan Harun-Mutttaqin dengan peroleh 5,11 persen suara.

Berikutnya pasangan Ilyas A Hamid/Abdul Wahab Mahmudy memperoleh 3,14 persen suara, Munir-Mansur meraih 2,85 persen suara, A Hadi Arifin/Ridwan Lidan memperoleh 2,54 persen suara, Umar HN/Bakhtiar memperoleh suara 1,10 persen, dan pasangan Martunis HZ-Musfata Arba meraih 1,00 persen suara.

Sedangkan untuk calon wali kota/wakil wali kota Lhokseumawe, hingga pukul 19.30 WIB, pasangan Suaidi Yahya/Nazaruddin berhasil meraih 13.015 suara. Disusul Rachmatsyah/Mursyid Yahya dengan 5.239 suara, Munir Usman/Suryadi 2.429 suara, Marzuki Amin/Afifuddin 1.940 suara, Nazaruddin Ibrahim/Zulbahri 1.237 suara, Alfian Lukman-Amri 1.483 suara, Tarmizi Daud/Amrizal J Prang 1.196 suara, T Sofiansyah/T Faisal Cut Ibrahim 952 suara, HM Yusuf Ismail Pase/Mahyeddin Saad 526 suara, serta pasangan Muhammad Saleh/Jafar dengan 463 suara.

sumber:serambinews.com

Mukhlis Basyah - Samsul Rizal Kuasai Suara Di Aceh Besar

JANTHO - Perolehan suara sementara yang direkapitulasi dari delapan kecamatan di Aceh Besar hingga pukul 23.00 WIB Senin (9/4) malam, pasangan calon bupati dan wakil bupati dari Partai Aceh dengan nomor urut 7, Mukhlis Basyah/Samsulrizal mengungguli enam pasangan calon lainnya, dengan meraih 11.778 suara.

Peringkat kedua disusul pasangan Mawardi Ali/Marwan Abdullah, dengan perolehan suara sementara 10.609. Diikuti pasangan nomor urut 5, Yusmadi/Amiruddin Usman Daroy di peringkat tiga, dengan meraih 9.116 suara.

Pasangan Rusli Muhammad/Marzuki Yahya dengan nomor urut 3 berada di posisi keempat dengan meraih 6.147 suara. Selanjutnya, pasangan nomor urut 1 yakni Anwar TM Ali/H Haziman di peringkat kelima dengan suara 2.149. Diikuti pasangan nomor urut 2 yaitu Khairul Huda/Mahya Zakuan di posisi keenam, dengan perolehan suara 2.104.

Sedangkan pasangan Harmaini Harun/Saifuddin M Isa, menempati peringkat tujuh dengan suara sementara 1.815. Informasi diperoleh Serambi hingga tadi malam, petugas penghitungan suara di Kecamatan Kuta Baro dan Lhoong memutuskan untuk melanjutkan proses penghitungan suara pada Selasa (10/4) pagi.

sumber: [001-SerambiNews-TheGlobeJournal]

Di Glumpang Tiga, Sarjani Ajak Rakyat Jadikan Aceh Sebagai Contoh

Written By Partai Aceh on Kamis, 05 April 2012 | 01.08

SIGLI - Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Pidie, Sarjani Abdullah-M Iriawan berkampanye di Lapangan Sepak Bola Glumpang Tiga, Pidie, Rabu 4 April 2012.

Kandidat dari Partai Aceh ini menurunkan beberapa juru kampanye. Seperti biasa, M Iriawan tampil pertama kali untuk berorasi. Ia menyampaikan tentang bagimana melaksanakan roda pemerintahan yang bersih sesuai pengalaman ketika ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pidie.

Iriawan merupakan salah satu Pegawai Negeri Sipil senior di Pidie yang mulai bekerja sejak 1988.

Selain Iriawan, tampil juga Teungku M Harun Ibrahim yang berorasi tentang kegagalan Pemerintahan Aceh sebelumnya.

"Semua perintah Undang Undang yang berkaitan dengan lex spesialis Aceh diabaikan, bahkan terkesan ditutup-tutupi. Terutama Instruksi Presiden tentang Nota Pelaksanaan Kesepahaman Perdamaian Antara Indonesia dengan Aceh," ujar Teungku Harun.

Di dalam Inpres tersebut, kata Harun, terurai juga berbagai persoalan politik Aceh dengan Indonesia.

Selanjutnya, giliran Sarjani Abdullah yang bersua dengan massa. Di atas panggung Sarjani tidak seperti biasanya saat menyampaikan kampanyenya. Hari ini, mantan Panglima GAM Pidie tersebut hanya berorasi lebih kurang sepuluh menit.

Sebelum mikrofon dikembalikan ke MC, Sarjani meminta restu dari massa kampanye dengan menitipkan pesan, "tadjak deungon MoU dan tapeu-laku deungon UUPA".

Ia mengajak masyarakat Pidie dan Aceh bersama Partai Aceh untuk menjadikan Aceh sebagai percontohan bagi negara-negara lain di dunia.

Dalam kesempatan ini hadir Karimun Usman, politisi senior PDI Perjuangan, jajaran kepengurusan DPC PAN Pidie, serta seluruh jajaran DPW PA dan DPS Sagoe Asan Kumbang Kecamatan Kembang Tanjong.[]

sumber: atjehpost.com

Kampanye untuk Cek Mad, Teungku Ni Bilang Ta Peu Maju Aceh Ngon UUPA

LHOKSEUMAWE- Ketua Partai Aceh Wilayah Aceh Utara Teungku Zulkarnaini Bin Hamzah yang lebih dikenal dengan panggilan Teungku Ni meyakini kandidat PA akan menang telak dalam Pilkada 2012. Setelah kemenangan itu diraih, kata Teungku Ni, PA bersama rakyat akan membangun Aceh lebih maju.

“Kita sempurnakan dan implementasikan Undang-Undang Pemerintah Aceh secara menyeluruh. Ta meudamee ngon MoU Helsinki, ta peujak ngon UUPA. Hana cara laen ta peu maju Aceh nye kon ngon UUPA,” kata Teungku Ni seperti dikutip Juru Bicara PA Aceh Utara dan Lhokseumawe Nasrullah Dahlawi kepada The Atjeh Post.

Menurut Nasrullah Dahlawi, Teungku Ni menyampaikan itu saat berorasi pada acara kampanye terbuka calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara dari PA, Muhammad Thaib alias Cek Mad dan Muhammad Jamil di Lapangan Kecamatan Matangkuli, Rabu sore, 4 April 2012.

Sedangkan Cek Mad, di hadapan massa pendukungnya, berkomitmen meningkatkan pembangunan infrastruktur, perekonomian, pendidikan dan kesehatan masyarakat. Kata calon bupati nomor urut 10 ini, Aceh Utara akan semakin jauh tertinggal dari kabupaten/kota lainnya di Aceh kalau kepala dan wakil kepala daerah tidak mengetahui persis kondisi masyarakat dan daerahnya.

“Saya bersama Pak Jamil yang diusung oleh PA akan membawa perubahan di Aceh Utara, mengejar ketertinggalan akibat keterpurukan kinerja pemerintahan selama ini. Bersama PA kita majukan Aceh Utara yang memiliki sumber daya alam melimpah,” kata Cek Mad seperti dikutip Nasrullah Dahlawi.[]

sumber: atjehpost.com

Syeh Lah Geunta Berseudati di Kampanye Rocky

Written By Partai Aceh on Senin, 02 April 2012 | 22.29

IDI - Calon bupati dan wakil bupati yang diusung Partai Aceh yaitu Hasballah bin M Thaeb (Rocky)-Syahrul bin Syamaun (Linut), Senin, 2 April 2012, berkampanye di lapangan bola Alue Kumba, Rantau Seulamat Aceh Timur.

Kampanye ini dihadiri massa yang datang dengan ragam jenis kendaraan. Ada yang menggunakan kendaraan bak terbuka, mobil pribadi, maupun ratusan kendaraan roda dua.

Sebelum kampanye dimulai, massa PA disuguhkan dengan tarian Seudati, yang dipimpin Syeh Lah Geunta. Maestro Seudati yang telah menarikan tarian tradisional Aceh hingga ke mancanegara itu berhasil menghipnotis penonton dengan syair dan gerakan tubuhnya.

Kampanye juga diisi dengan orasi politik oleh sejumlah juru kampanye dari kalangan dayah, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Diantara mereka, tampak tokoh muda Aceh Timur, Iskandar Usman, yang membakar semangat massa sejak pertama tampil.

Dalam orasi politiknya, Iskandar mengatakan, pasangan Hasballah M Thaeb (Rocky)- Syahrul bin Syamaun (Linut) adalah pasangan yang akan melanjutkan perjuangan MoU Helsinki sesuai dengan keinginan masyarakat Aceh Timur.

Sementara itu, calon bupati Hasballah alias Rocky, dalam orasinya yang didampingi Syahrul bin Syamaun (Linut) menekankan, betapa pentingnya masyarakat Aceh khususnya Aceh Timur untuk mendukung pemenangan calon yang diusung oleh PA. Sebab, kata Rocky, Partai Aceh merupakan partai politik yang lahir dari rahim perjuangan yang sangat panjang.

“Apa yang telah kita rasakan selama lima tahun ini. Coba saudara-saudara lihat bagaimana masyarakat di Simpang Jernih masih menggunakan perahu sampai saat ini,” ujar Rocky di atas panggung dengan penuh semangat.

Selanjutnya, Syahrul bin Syamaun menyampaikan bahwa PA lahir disebabkan adanya kesepekatan internasional yang difasilitasi Marthi Arthisari, mantan Presiden Finlandia. “Kini saatnya menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Aceh tetap menginginkan kelanjutan dari semua butir- butir yang ada dalam MoU,” ujar Syahrul.

Selain itu, Syahrul juga menekankan partainya terbuka untuk semua suku yang hidup di Aceh.[]

sumber: atjehpost.com

Cek Mat: Jawa, maupun Bukan asli Aceh, Wajib Pilih Partai Aceh

Aceh Utara - Pasangan cabup/cawabup dari Partai Aceh (PA), H. Muhammad Thaib dan Drs. Muhammad Jamil, M.Kes, menggelar kampanye di lapangan bola kaki Tanah Pasir, Aceh Utara, Senin (2/4). Acara kampanye yang berlangsung dua jam itu dipimpin langsung oleh Muhammad Thaib alias Cek Mat.

Berlangsungnya acara kampanye tersebut dihadiri oleh para mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Pasee serta ribuan pendukung cabup/cawabup tersebut. Para pendukung meneriakkan yel-yel “hidup PA”, berulang kali.

Dalam sambutannya, Muhammad Thaib, dihadapan ribuan pendukungnya, menyinggung bahwa ia sama sekali bukan kelahiran Jawa, tapi merupakan kelahiran Aceh. Berbagai orasi 'panas' juga ia sampaikan tanpa rasa khawatir dihadapan pendukung.

Aceh tidak terima huru-hara, Aceh tidak terima buta siblah. Apabila Partai Aceh tidak terpilih, maka dapat menimbulkan mala petaka yang besar. Untuk itu, orang Jawa, maupun orang yang bukan asli Aceh, diwajibkan untuk memilih Partai Aceh,”ucapnya dalam sambutan.

Namun, lain halnya yang disampaikan oleh cawabup Muhammad Jamil, M.Kes. Ia menjanjikan akan menggratiskan sekolah di Aceh Utara khususnya bagi SMK.

Amatan The Globe Journal dilokasi, berbagai orasi politik dari kandidat disambut baik oleh ribuan simpatisan sambil meneriakkan yel-yel Partai Aceh.

sumber: theglobejournal.com

Sarjani di Tangse: PA yang Lebih Paham

Sigli – Partai Aceh (PA) dinilai lebih mengetahui isi MoU Helsinki, dan PA juga yang lebih paham untuk mengimplementasikan semua amanah yang terkandung dalam naskah perjanjian antara RI dengan GAM.

Hal tersebut dinyatakan oleh Calon Bupati Pidie yang di usung Partai Aceh, Sarjani Abdullah yang berpasangan dengan M Iriawan, hari ini Senin (2/4), saat menggelar kampanye rapat umum terbuka di Kecamatan Tangse Pidie.

Kampanye yang dimulai sekitar pukul 14:30 WIB itu, menghadirkan beberapa juru kampanye pemenangan pasangan PA ini, diantaranya, Tgk Sayed Abdurrahman, Tgk Anwar Husein dan juga Sarjani sendiri.

Tgk Sayed dalam orasinya menyampaikan, bahwa telah terbukti Partai Aceh memiliki pendukung terbanyak dengan satu juta tim suksesnya, ini membuktikan bahwa Partai Aceh dicintai masyarakat, oleh karena itu tidak salah lagi untuk memilih kandidat yang diusung PA pada hari pemilihan 9 April mendatang, ujar Tgk Sayed di hadapan massa.

Sementara Tgk Anwar husen, dalam kesempatan orasinya menyampaikan, bahwa tugas Pemerintah Aceh yang mendesak kedepan adalah, mewujudkan sejumlah butir butir MoU helsinki dan UUPA yang belum terselesaikan, diantanya menyangkut Bendera Aceh, Lambang, hymne daerah dan Lembaga Wali Nanggroe. “Dan untuk mewujudkan itu semua, PA telah berkomitmen sejak awal sampai itu semua tuntas,” ujar Tgk Anwar.

Sarjani Abdullah, selaku calon Bupati Pidie, dalam kesempatan orasi dihadapan massa pendukungnya di Tangse ini, menyampaikan bahwa GAM adalah pihak yang secara langsung melakukan penandatanganan perdamaian dengan RI, untuk itu kandidat dari PA harus memimpin Pemerintahan demi melanjutkan apa yang telah disepakati dalam perjanjian tersebut, karena menurut Sarjani, PA lah yang lebih mengetahui isi MoU, dan PA juga yang lebih paham untuk mengimplementasikan semua amanah yang terkandung dalam naskah perjanjian antara RI dengan GAM tersebut.

sumber: http://atjehlink.com/

Kata Sarjani, Partai Aceh Pengganti Senjata Setelah Decomisioning

Written By Partai Aceh on Minggu, 01 April 2012 | 00.11

SIGLI - Calon Bupati Pidie Sarjani Abdullah dalam orasi politiknya di kampanye yang digelar di Padang Tiji, Pidie, mengatakan Partai Aceh merupakan pengganti senjata mantan kombatan GAM yang telah di-decomisioning-kan pada 2005 lalu.

"Setelah decomisioning, hanya lewat Partai Aceh-lah satu-satunya untuk melanjutkan perjuangan. Dan ini (Partai Aceh) bagian dari rekomendasi perjanjian MoU Helsinki 15 Agustus 2005. Maka, mari kita pertahankan MoU dan UUPA," ujar Sarjani.

Kampanye tersebut digelar di Lapangan Bola Kaki Jeureula, Sabtu 31 Maret 2012. Sebelum Sarjani, tampil sebagai orator ialah calon wakil bupati M Iriawan disusul Teungku Mustafa Tangse dan Ketua DPC PAN Pidie Nasrul Syam.

Tujuh tahun masa perdamaian dan lima tahun Pemerintahan Aceh yang lalu, kata Sarjani, tidak satu poin MoU dan UUPA yang dijalankan. "Sehingga Aceh mengalami kegagalan serius dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi segenap lapisan masyarakat Aceh bersama Partai Aceh dalam pilkada 9 April 2012 ini," kata Sarjani.

Partai Aceh beserta rakyat, kata Sarjani, akan melaksanakan semua isi perjanjian tersebut. "Partai Aceh mempunyai sejarah yang panjang, mempunyai masa silam, masa sekarang dan masa depan dalam tujuan membentuk Pemerintahan Aceh (self goverment) sebagaimana termaktub dalam MoU dan UUPA," ujarnya.

Sarjani juga mengatakan bakal merehabilitasi dan merekontruksi Pidie kembali dengan ketersediaan dana sesuai kebutuhan masyarakat.[]

sumber: atjehpost.com

Ketua PA Aceh Timur Kutuk Pemukulan Terhadap Anggotanya

Written By Partai Aceh on Senin, 26 Maret 2012 | 11.52

LANGSA - Ketua Partai Aceh (PA) Aceh Timur, Syahrul, mengutuk aksi pemukulan terhadap anggota tim suksesnya, Minggu kemarin, 25 Maret 2012, di Desa Alue Sentang, Birem Bayeun, Langsa.

"Jika berpolitik maka berpolitiklah secara santun, dan bersaing juga harus dengan cara yang sehat jangan mengedepankan kekerasan," kata Syahrul kepada The Atjeh Post via telepon selularnya, Senin 26 Maret 2012.

Dikatakannya, PA tidak menyukai tindakan kekerasan, dan selaku Ketua PA ia mengatakan tidak pernah memerintahkan anggotanya untuk melakukan tindakan kekerasan. "Karena berpolitik adalah hak kemerdekaan seseorang dan telah diatur dalam undang-undang," ujar Syahrul.

Diakuinya, menang kalah dalam berpolitik itu hal biasa, tapi sekarang bagaimana jika harus bisa ikhlas menerima kekalahan tersebut. "Jangan siap menang tapi kita tidak siap kalah, berpolitiklah secara sehat jangan menggunakan kekerasan," katanya.

Dalam pilkada 2012 ini Syahrul meminta kepada pihak manapun harus mengedepankan perdamaian. "Dan, sebaliknya jika ada anggota PA khususnya Aceh Timur yang melakukan tindakan kekerasan di lapangan maka segera laporkan ke saya, maka saya pastikan anggota itu akan kita berikan hukuman sesuai aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Ia berharap semua pihak jangan ada lagi yang melakukan tindakan kekerasan. "Setiap tindakan kekerasan mari kita lawan bersama karena itu merupakan musuh seluruh masyarakat."

Terkait persoalan pemukulan itu, Syahrul mengatakan ia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. "Saya yakin dan percaya bahwa polisi akan mengusut tuntas kasus tersebut. Saya berharap polisi jangan membeda-bedakan dalam penegakan hukum, siapapun yang bersalah harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku."

Seperti diberitakan kemarin, setelah insiden pemukulan tersebut, Kepala Polres Langsa AKBP Hariadi telah mengerahkan anak buahnya untuk mengejar pelaku pemukulan yang sudah teridentifikasi identitasnya.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh timses kandidat agar bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan kekerasan yang melanggar hukum karena Polri akan menindak tegas siapapun yang melakukan pelanggaran hukum.[]

Sarjani-M Iriawan Kampanye di Alun-Alun Sigli

Written By Partai Aceh on Minggu, 25 Maret 2012 | 16.39

SIGLI - Pada hari kedua kampanye dan orasi politik, calon Bupati-Wakil Bupati Pidie dari Partai Aceh, Sarjani dan M Iriawan berkampanye di Lapangan Alun Alun, Kota Sigli, Minggu 25 Maret 2012.

Lapangan yang terletak di pusat Kota Sigli itu menjadi merah oleh simpatisan Partai Aceh yang menghadiri kampanye. Dalam kampanye yang dimulai sekitar pukul 15.25 WIB itu hadir ribuan massa. Massa hari ini lebih banyak dari hari pertama kampanye di Kecamatan Mila, Sabtu kemarin. Untuk hari ini massa berdatangan dari berbagai pelosok Pidie.

Sarjani dan M. Iriawan tampil mengenakan jas merah bergaris hitam putih saat menyampaikan orasi politiknya di hadapan massa pendukungnya. Selain mereka ada juga beberapa juru kampanye lain yang berorasi.

Kampanye tersebut juga dimeriahkan oleh grup lawak Apa Lahu dan Syeh Ali Topan serta rapai dari Kecamatan Batee di bawah asuhan Lalahi dan Ayah Min.

Kampanye hari ini turut dihadiri mantan bupati dan wakil bupati Pidie Mirza Ismail dan Nazir Adam, serta beberapa anggota DPRA dan DPRK Pidie dari Fraksi Partai Aceh. Di atas panggung juga terlihat Teungku M Harun, salah satu tokoh GAM angkatan 1976, dan beberapa ulama Pidie.[]

sumber: atjehpost.com

Kampanye PA (calon bupati-Wakil Bupati) di Pidie

Written By Partai Aceh on Sabtu, 24 Maret 2012 | 23.21

SIGLI - Kampanye calon bupati-Wakil Bupati Pidie periode 2012-2017 yang diusung Partai Aceh dimeriahkan oleh pelawak Apa Lahu, Kuya Ali, dan Sjeh Ali Topan, Sabtu 24 Maret 2012.

Kampanye yang digelar di lapangan bola kaki Mila itu diawali dengan pembacaan alquran oleh Qari Provinsi Aceh Teungku Ilyas Abdullah dan Teungku Budiman Sari. Lima ribu massa terbuai oleh lantunan ayat suci tersebut.

Orasi politik pertama disampaikan oleh mantan Bupati Pidie Mirza Ismail, dan langsung disusul oleh calon Bupati Pidie Sarjani Abdullah yang didampingi calon wakil bupati M Iriawan.

Dalam orasinya, Sarjani yang merupakan mantan Panglima GAM Wilayah Pidie ini berjanji akan menjalankan semua amanah yang telah mengikat dalam MoU Helsinki 15 Agustus 2005 bersama calon Gubernur/Wakil Gubernur Aceh Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf jika rakyat Pidie dan Aceh memberikan dukungan kepada mereka.

"Melalui PA-lah kita bisa membawa Aceh kembali kepada yang kita inginkan," ujar Sarjani. Di akhir orasi, ia menunjukan baliho bernomor lima yang berada di sekeliling lapangan kampanye.

Sedangkan M Iriawan, mantan Sekretaris Daerah Pidie, menyampaikan hasil kinerja lima tahun lalu, di mana Pemerintah Pidie dililit defisit sebanyak Rp117 miliar dan kasbon Rp17 miliar. "Sehingga dengan parlemen (DPRK) Pidie didominasi oleh Fraksi Partai Aceh maka defisit dan kasbon tersebut bisa diselesaikan dalam jangka waktu 2,5 tahun yang lalu," ujarnya.

M. Iriawan juga menjelaskan persoalan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang bukan milik seseorang tapi milik rakyat Aceh semuanya. "Untuk ke depan tidak hanya membangun sarana dan prasarana serta insfrastruktur lainnya, namun lebih kepada memperbaiki segala aturan perundang-undangan bersama calon gubernur-wakil gubernur dari Partai Aceh." []

sumber: atjehpost.com

Tidak Ada Perpecahan Antara KPA dan PA Kota Langsa

Written By Partai Aceh on Kamis, 22 Maret 2012 | 21.26

LANGSA - Tidak ada perpecahan dalam tubuh Partai Aceh (PA) dan Komite Peralihan Aceh (KPA) di Kota Langsa. Jika pun ada satu atau dua orang yang berbeda pendapat, itu dulu sebelum adanya calon yang diusung Partai Aceh baik untuk calon gubernur maupun untuk calon walikota.Sekarang, setelah jelas siapa calon gubernur dan calon walikota yang diusung Partai Aceh, semuanya sudah bersatu kembali dalam satu barisan untuk melanjutkan perjuangan.

Hal itu dikatakan usman Abdullah, Calon Walikota Langsa dari Partai Aceh, saat temu pers dengan sejumlah wartawan, Kami 22 Maret 2012.

"Informasi (pepecahan) itu sengaja dihembuskan pihak lain untuk melemahkan PA dan KPA,” ujar Usman Abdullah atau yang akrab disapa Toke Seuem.

Ditegaskannya, bagi semua anggota PA dan KPA berlaku sistem komando. Apa yang sudah diputuskan pada tingkat atas akan berlaku juga di tingkat bawah.

Sementara itu, Ketua PA, Iskandar yang juga didampingi Ketua KPA Kota Langsa, Nurdin Juned, mengatakan jika ada pihak-pihak yang selama ini menghembuskan isu seakan-akan PA dan KPA Kota Langsa terpecah dalam menghadapi pemilukada, itu sama sekali informasi yang tidak benar.

Karenanya, saat ini jajaran Partai Aceh (PA) dan Komite Peralihan Aceh (KPA) Kota Langsa semakin solid dalam upaya memenangkan pasangan Zaini Abdullah - Muzakir Manaf (Zikir) untuk Calon Gubernur dan Wakil Gubenur Aceh, serta pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Langsa, Usman Abdullah-Marzuki Hamid (Umara). []

sumber: atjehpost.com

Aliasnudin Disambut Anggota Pengamanan Khusus PA

Written By Partai Aceh on Selasa, 20 Maret 2012 | 13.15

Ketua DPRK Simeulue H. Aryaudin, Cawabup Rahmad, SH, Cabup Aliasnudin, Sekjen DPW PA Simeulue Mudaris foto bersama dengan pengurus dan anggota pengamanan khusus PA di pelabuhan baru feri Kota Batu Sinabang, Senin (19/3).
Sinabang -. Calon bupati Simeulue periode 2012-2017 yang diusung Partai Aceh (PA) Aliasnudin dan istri disambut oleh sejumlah anggota pengamanan khusus Partai Aceh berpakaian loreng dan memakai baret merah, saat tiba di pelabuhan baru feri Kota Batu Sinabang, Senin (19/3) pagi.
Aliasnudin dan keluarga selama masa "perjuangan" dulu berdomisili di Kuala Abee, Meulaboh, Aceh Barat.

Tampak hadir sejumlah pengurus teras Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh, Cawabup PA Rahmad, SH dan Ketua DPRK Simeulue H. Aryaudin yang merupakan kader Partai Aceh.

Acara penyambutan Aliasnudin oleh anggota pengamanan khusus Partai Aceh terdiri dari pria dan wanita itu menjadi pusat perhatian dan pembicaraan masyarakat.

Pasca kedatangan Cabup PA Aliasnudin yang putra asli Simeulue, kelahiran Desa Cinta Panjang, Kecamatan Teluk Dalam Simeulue beserta istri, anak dan keluarga, suasana Kantor DPW PA Simeulue tampak terus ramai[].

sumber:analisadaily

13 Alasan Mengapa Memilih Partai Aceh

13 Alasan Mengapa Memilih Partai Aceh
Klik pada Gambar untuk membaca

Pengumuman

= INI MERUPAKAN WEBSITE RESMI PARTAI ACEH, SELAIN DARI WEBSITE INI ADALAH PALSU #WASPADA_PENIPUAN =

Berita Terbaru

 
Tentang Website: Syarat | Peta Situs | Kontak
Copyright © 2012. Official Website Partai Aceh - Hak Cipta dilindungi Undang-undang
Website:Tim Pemenangan Pusat
Partai Aceh